Jakarta021-58906959 | Surabaya031-5917512 | marketing@sinarmetrindo.co.id

News

Inverter untuk Hemat Listrik

Iklan-iklan alat elektronik, khususnya AC atau pendingin udara sering menggunakan kata inverter untuk memasarkan keunggulan produk mereka dibandingkan dengan produk konvensional lain. Mereka sepakat bahwa produk yang menggunakan inverter akan membantu konsumen dalam menghemat listrik untuk jangka panjang. Maka jangan heran, harga produk yang memiliki inverter lebih tinggi daripada produk konvensional.

Penggunaan inverter di pasar konsumen akhir lebih mengunggulkan fungsi hemat listrik. Namun di bidang industri khususnya industri panel listrik tegangan rendah (LV / low voltage), inverter memiliki banyak fungsi-fungsi lain. Sebelumnya kita ketahui terlebih dahulu cara kerja inverter yaitu mengubah arus tegangan DC (direct current / searah) ke arus tegangan AC (alternate current / bolak-balik). Tentunya anda pernah juga mendengar istilah lain dalam kelistrikkan, converter yang berfungsi mengubah arus tegangan AC menjadi arus tegangan DC. Jadi inverter merupakan kebalikan dari converter.

Inverter bekerja mengatur kecepatan motor untuk menghasilkan daya yang sesuai dengan keinginan. Cara kerja inverter sehingga menghemat energi adalah merubah kecepatan motor atau mengubah input motor AC menjadi arus tegangan DC kemudian dipecah menjadi AC. Melalui inverter kita dapat mengubah frekuensi, ampere, kecepatan tinggi atau rendah, torsi, dan lain-lain. Kecepatan motor diatur dengan cara mengubah frekuensi.

Inverter yang berfungsi dengan baik dapat menaikkan torsi agar kerja motor lebih dinamis. Pengaturan tersebut sangatlah penting di industri karena proses di industri membutuhkan variabel kecepatan yang berbeda-beda tergantung kebutuhan. Dengan inverter, tegangan output juga menjadi stabil.

Ketika digunakan bersamaan dengan otomasi, inverter sangatlah berguna karena tingkat presisi dalam putaran motor. Jadi Inverter sangatlah berguna bagi industri khususnya yang menerapkan system otomasi.

Share this post