Jakarta021-58906959 | Surabaya031-5917512 | marketing@sinarmetrindo.co.id

News

Fungsi Ampere Meter

Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik dalam rangkaian tertutup pada panel listrik. Amperemeter digunakan untuk mengukur arus listrik dan terhubung dengan sensor arus atau CT (Current Transformator).

Angka yang ditampilkan amperemeter ada yang analog maupun digital. Terdapat beberapa jenis yaitu amperemeter (A), miliamperemeter (mA), atau mikroamperemeter. Di dalam amperemeter terdapat kumparan kawat, magnet, pegas spiral, skala kalibrasi, dan jarum penunjuk yang bisa terbuat dari besi, coil atau bimetal.

Amperemeter bekerja ketika ada arus mengalir di kumparan yang diselimuti medan magnet. Perisitiwa ini disebut gaya Lorentz. Gaya Lorentz ini menggerakkan jarum penunjuk amperemeter; semakin besar arus, semakin besar pula simpangan di amperemeter.

Amperemeter yang bekerja baik mempunyai hambatan dalam yang kecil. Semakin kecil hambatan, maka semakin akurat kuat arus yang terukur. Coil yang berkualitas juga membantu memberikan hasil pengukuran akurat dan optimal. Untuk mengukur kuat arus yang lebih besar dari batas, dapat ditambahkan hambatan atau resistensi yang dirangkai secara parallel, yang disebut dengan nama hambatan Shunt.

Anda bisa request berbagai macam merek dan tipe amperemeter yang sesuai dengan kebutuhan panel listrik di proyek anda. Silakan menghubungi staf kami. Mereka siap memberikan konsultasi mengenai amperemeter mana yang terbaik untuk panel listrik anda.

Share this post